Visitors

Minggu, 11 Oktober 2015

Pelarutan

DASAR :
Pada dasarnya pelarut adalah zat yang dapat melarutkan zat tertentu baik yang berbentuk padat, cair, maupun gas. Sifat pelarutan suatu zat berbeda dengan zat lainnya, ada yang mudah larut, sukar larut, dan tidak larut. Pelarut terdiri dari pelarut segalanya dan pelarut universal. Dalam kegiatan kali ini pelarut segalanya digunakan, yaitu HCl 4N dan pelarut (solvent) yaitu air suling untuk mengetahui kelarutan suatu zat.

TUJUAN :
 Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui apakah zat yang tersedia sebagai sampel kali ini dapat dilarutkan dengan menggunakan air suling saja atau ditambah HCl 4N atau bahkan setelah proses pemanasan.

REAKSI :
CaCO3 + 2HCl --> CaCl2 + H2CO3
                                                /   \
                                          H2O  CO2
ALAT :
1. Teklu
2. Kaki tiga
3. Kasa asbes
4. Korek api kayu
5. Piala gelas 400 ml
6. Gelas ukur 10 ml
7. Pengaduk
8. Kaca penutup
9. Kaca arloji
10. Labu semprot
11. Sudip

BAHAN :
1. Air suling
2. HCl 4N
3. Zat A (NaCl)
4. Zat B (CuSO4.5H2O)
5. Zat C (CaCO3)
6. Zat D (3MgO4SiO2.H2O)

CARA KERJA :
1. Ambil sedikit zat A, letakkan pada kaca arloji.
2. Tuangkan contoh ke dalam piala gelas, bilas kaca arloji dengan air suling.
3. Aduk dan amati perubahan yang terjadi.
4. Apabila tidak larut, tambahkan 5ml HCl 4N (gelas ukur), aduk dan amati perubahan yang terjadi.
5. Didihkan larutan dan amati perubahan yang terjadi.
6. Lakukan kegiatan 1-5 diatas pada zat B, C, dan D.